Businesseconomicshub.com – Tren kue Idul Fitri 2026 didominasi kombinasi klasik (nastar, kastengel) dan inovasi unik seperti nastar klepon, kastengel pedas, lidah kucing matcha, serta kue florentine premium.
Kue dengan desain warna-warni, bahan sehat (gula kelapa), dan kemasan fungsional serta estetik menjadi favorit untuk hampers.
Berikut adalah detail tren kue Idul Fitri 2026:
Inovasi Kue Klasik (Varian Baru):
Nastar: Nastar klepon, nastar labu, dan nastar premium.
Kastengel: Varian asin pedas atau dengan keju yang lebih melimpah.
Lidah Kucing: Lidah kucing matcha, cokelat nutella, dan aroma kopi.
Semprit & Putrisalju: Tetap menjadi suguhan wajib klasik.
Tren Kue Premium & Sehat:
Kue Florentine: Kue kering tipis dan renyah berbahan almond/biji bunga matahari yang dianggap lebih premium dan sehat.
Kue Sehat: Penggunaan pemanis alami seperti gula kelapa atau stevia untuk mengurangi kadar gula darah.
Cookies Berbasis Biji: Biji-bijian dan kacang panggang (almond, mete, granola) sebagai alternatif camilan sehat.
Tampilan & Desain:
Warna-warni Cerah: Kue kering dengan desain unik dan warna menarik, seperti permen pepaya pelangi.
Tekstur & Rasa: Fokus pada tekstur crunchy dan perpaduan rasa baru, seperti cokelat yang meleleh.
Tren Hampers Lebaran 2026:
Simple & Fungsional: Hampers yang mengutamakan nilai guna daripada sekadar tampilan ramai, seperti toples kaca elegan yang bisa dipakai kembali.
Hampers Sehat: Paket berisi kacang-kacangan panggang atau biji-bijian.
Hampers Artisan: Hampers yang digabungkan dengan peralatan rumah tangga kayu atau aromaterapi.
Produksi kue diprediksi meningkat seiring tingginya permintaan belanja online. (*)


